Jangan Terjerat Gaya Hidup Duduk?




Naik tangga bisa jadi cara agar tak terjerat gaya hidup duduk.

Pernahkah Anda menghitung berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk
duduk dalam sehari? Bagi yang pekerjaan hariannya menuntut selalu berada
di balik meja, setidaknya hampir delapan jam dalam sehari Anda duduk.



Tingkat
kemacetan yang semakin parah, memaksa Anda juga harus duduk manis di
kendaraan dalam waktu perjalanan yang panjang, baik berangkat maupun
pulang kantor. Sesampainya di rumah untuk berelaksasi, kegiatan menonton
televisi, membaca buku, mendengarkan musik juga dilakukan sambil duduk.
Jumlahkan total waktunya, dan inilah gaya hidup kaum urban yang tak
disadari: gaya hidup duduk.


Gaya hidup duduk




Duduk
mengambil porsi terbanyak dalam aktivitas harian manusia kebanyakan.
Lantas, mengapa harus menjadi persoalan? Karena ada serentetan penyakit
degeneratif yang mengintai kesehatan gara-gara kebiasaan ini. Penelitian
di Amerika Serikat terhadap lebih dari 80.000 orang menunjukkan,
terlalu banyak duduk akan meningkatkan risiko diabetes. Duduk terus
menerus dalam waktu lama juga erat kaitannya dengan risiko terkena sakit
jantung.



Pasalnya, ketika duduk dalam waktu lama, kadar gula
dalam darah akan meningkat. Penumpukan lemak pun terhadi sehingga
mengarah ke berbagai gangguan kesehatan. Itu sebabnya, meski sering
berolahraga tetap tidak dapat menghindar dari kondisi tersebut.



Pada
dasarnya, ramuan kesehatan yang utama bagi kaum urban dewasa ini adalah
menggabungkan aktivitas fisik secara rutin dan mengurangi "gaya hidup duduk".



Sebagai gambaran, orang yang duduk menonton televisi
selama empat jam berisiko terkena penyakit kardiovaskular 80 persen
lebih tinggi ketimbang mereka yang melakukannya hanya selama dua jam.



Kegiatan duduk memang kerapkali mustahil untuk dihindari. Akan tetapi bukan berarti tak ada alternatif solusi.



Membiasakan
diri menggunakan tangga ketimbang lift di kantor atau di mal menjadi
salah satu caranya. Juga jangan segan mendatangi meja rekan kerja di
kantor secara langsung untuk menyampaikan informasi atau pesan,
ketimbang menggunakan email atau chat.



Anda juga bisa menggunakan
gelas berukuran standar, ketimbang ukuran jumbo atau botol besar,
sehingga selau ada alasan untuk beranjak dari kursi mengambil air di
dispenser.



Menurut Dr Levine dari Mayo Clinic, berdiri mampu
membakar kalori tiga kali lebih banyak ketimbang hanya dengan duduk.
Usahakan agar setelah duduk selama 30 menit selalu berdiri dan berjalan
sekitar dua menit untuk meregangkan tubuh dan melancarkan peredaran
darah.



Di rumah, Anda juga bisa membiasakan diri untuk selalu beranjak dari kursi selama jeda iklan saat menonton televisi.



Nah, sudahkah Anda beranjak dari kursi?



Via

0 comments:

Post a Comment

Home - - -
Copyright © 2010 On The Spot Update All Rights Reserved.